Singgah namun Tak Sungguh

 



Photos by Pinterest

“Kau datang tatkala sinar senjaku telah redup. Dan pamit ketika purnamaku penuh seutuhnya. Kau yang singgah tapi tak sungguh“ – Amigdala

Rintik hujan kali ini terasa berbeda dari sebelumnya. Duduk termenung diatas kasur, ditemani denting jam yang bersahutan dengan suara hujan. Memori indah kembali terukir dalam ingatanku. Awalnya aku tak percaya tentang pepatah yang mengatakan ”Jangan terlalu menggebu saat jatuh cinta, nanti kamu bisa kecewa! ” Tapi kini Tuhan membiarkan aku merasakan kembali pahitnya jatuh cinta .

Aku bingung,rasanya kita baik–baik saja, rasanya cintaku sudah sesuai dengan porsinya. Aku kecewa ketika kamu berpikir aku tak pernah mengandalkan kamu. Aku kecewa dengan mudahnya kamu berkata selesai pada hubungan yang selalu aku agung – agungkan.

Aku takut kehilangan seseorang yang bahkan tidak takut kehilangan aku. Rasanya salah ketika aku mengibaratkan diriku seperti rumah, tempat kamu pulang. Aku selalu ingin membuatmu nyaman, pulang tanpa beban. Aku tersadar, ternyata aku rumahmu yang penuh beban.

Singgahmu bukan untuk menetap. Pelukmu tak lagi menenangkan. Aku kacau, tak tahu harus bagaimana. Sepi,sendu,sendiri, itu yang aku rasakan ketika kamu pergi dari rumah yang telah aku sediakan.

Terima kasih telah datang ketika ombak mengayun lemah, membuatku terbuai dengan definisi cinta yang pernah kamu berikan. Berbincang mengenai masa depan yang indah, hingga mengira dekapanmu sampai hingga ke daratan. Kembali kepada kenyaatan, ternyata kau tinggalkan aku terombang – ambing oleh ombak di tengah lautan. Bingung, takut, kalut, tanpa pegangan.

Perihal mencintai, aku tak akan berhenti menjadi rumah yang nyaman bagi kamu yang sedang berkelana. Pulanglah ketika kamu ingin pulang. Pintu itu masih terbuka dengan sangat lebar.

Satu pintaku kepada Sang Ilahi. Jika kamu tercipta untuk aku, buatlah aku jatuh cinta sedalam-dalamnya. Tetapi jika bukan kamu orangnya, ajarkan aku untuk ikhlas menerima kenyataan.



Dialog Senja..

 

47 comments:

  1. semangattt ve, kalau jodohnya bakal bersama terus dengan kamu kok :)

    ReplyDelete
  2. Duh jangan galau gitu dong vee, mungkin suatu saat nanti dia bakal kembali untukmu

    ReplyDelete
  3. kamu terlalu berharga untuk dia yg hanya singgah. semangat!

    ReplyDelete
  4. Betul tuh kata laita, kita terlalu berharga aja buat cowo macem tu

    ReplyDelete
  5. brengs*k ya cowoknya

    ReplyDelete
  6. :( :( :( semoga patah hatinya bisa dipertemukan dg bahagia yang baru yaa

    ReplyDelete
  7. Ah sedihh. Semangat terus jangan sampe berlarut ya?

    ReplyDelete
  8. Ah sedihh. Semangat terus jangan sampe berlarut ya?

    ReplyDelete
  9. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  10. Semoga selalu bahagia 👍🏻👍🏻

    ReplyDelete
  11. Semoga selalu bahagia 👍🏻👍🏻

    ReplyDelete
  12. Semoga selalu bahagia 👍🏻👍🏻

    ReplyDelete
  13. " Aku kecewa dengan mudahnya kamu berkata selesai pada hubungan yang selalu aku agung – agungkan "
    AKU FIKIR PERASAANMU SEUTUHNYA TAPI KENYATAAN HANYA SEPARUHNYA

    Jadi pengen nulis lagii

    ReplyDelete
  14. People come and go, it's fine to lose someone ve,because none will stay forever. But remember, you still have God who want you come back to Him. He never left you and let you down. God has a big plan for you! You deserve get someone who will always appreciate what you do✨

    ReplyDelete
  15. Tenang nanti juga datang laki2 terbaikkkk yanh bener2 dan tidak hanya singgah saja. Semua akan datang pada waktu yang tepat

    ReplyDelete
  16. KIRAIN JADI RUMAH , EH TERNYATA CUMA KOS KOSAN

    ReplyDelete
  17. Beruntung banget itu cowok ditungguin . Jangan sampe lupa diri aja. Semangat terus vee

    ReplyDelete
  18. cape ya nunggu kayak gitu:)

    ReplyDelete
  19. Jadi sedih, pengen nangis T_T

    ReplyDelete
  20. suka pemilihan kata-katanya, puitis dan ngena!

    ReplyDelete