“Kau datang tatkala sinar senjaku telah redup. Dan pamit ketika purnamaku penuh seutuhnya. Kau yang singgah tapi tak sungguh“ – Amigdala
Rintik hujan kali ini terasa berbeda dari sebelumnya. Duduk termenung diatas kasur, ditemani denting jam yang bersahutan dengan
suara hujan. Memori indah kembali terukir dalam ingatanku. Awalnya aku tak
percaya tentang pepatah yang mengatakan ”Jangan terlalu menggebu saat jatuh cinta, nanti kamu
bisa kecewa! ” Tapi kini Tuhan membiarkan aku merasakan kembali pahitnya
jatuh cinta .
Aku bingung,rasanya kita baik–baik saja, rasanya cintaku sudah sesuai dengan porsinya. Aku kecewa ketika kamu berpikir
aku tak pernah mengandalkan kamu. Aku kecewa dengan mudahnya kamu berkata
selesai pada hubungan yang selalu aku agung – agungkan.
Aku takut kehilangan seseorang yang bahkan tidak
takut kehilangan aku. Rasanya salah ketika aku mengibaratkan diriku seperti
rumah, tempat kamu pulang. Aku selalu ingin membuatmu nyaman, pulang tanpa
beban. Aku tersadar, ternyata aku rumahmu yang penuh beban.
Singgahmu bukan untuk menetap. Pelukmu tak lagi
menenangkan. Aku kacau, tak tahu harus bagaimana. Sepi,sendu,sendiri,
itu yang aku rasakan ketika kamu pergi dari rumah yang telah aku sediakan.
Terima kasih telah datang ketika ombak mengayun
lemah, membuatku terbuai dengan definisi cinta yang pernah kamu berikan.
Berbincang mengenai masa depan yang indah, hingga mengira dekapanmu sampai
hingga ke daratan. Kembali kepada kenyaatan, ternyata kau tinggalkan aku
terombang – ambing oleh ombak di tengah lautan. Bingung, takut, kalut, tanpa pegangan.
Perihal mencintai, aku tak akan berhenti menjadi
rumah yang nyaman bagi kamu yang sedang berkelana. Pulanglah ketika kamu ingin
pulang. Pintu itu masih terbuka dengan sangat lebar.
Satu pintaku kepada Sang Ilahi. Jika kamu tercipta untuk aku, buatlah aku
jatuh cinta sedalam-dalamnya. Tetapi jika bukan kamu orangnya, ajarkan aku
untuk ikhlas menerima kenyataan.
Dialog Senja..

semangattt ve, kalau jodohnya bakal bersama terus dengan kamu kok :)
ReplyDeleteamin, terima kasih telah berkunjung
DeleteDuh jangan galau gitu dong vee, mungkin suatu saat nanti dia bakal kembali untukmu
ReplyDeleteaminn, terima kasih telah berkunjung
Deletekamu terlalu berharga untuk dia yg hanya singgah. semangat!
ReplyDeleteaminnn, terima kasih telah berkunjung
DeleteBetul tuh kata laita, kita terlalu berharga aja buat cowo macem tu
ReplyDeleteiyaaa betul banget
Deletebrengs*k ya cowoknya
ReplyDeletewkwkkw bukan gitu konsepnya
Deletesama gua aja ve
ReplyDeleteterima kasih telah berkunjung
Delete:( :( :( semoga patah hatinya bisa dipertemukan dg bahagia yang baru yaa
ReplyDeleteaminnn terima kasih sudah berkunjung
DeleteAh sedihh. Semangat terus jangan sampe berlarut ya?
ReplyDeleteAh sedihh. Semangat terus jangan sampe berlarut ya?
ReplyDeleteaminnn , terima kasih sudah berkunjung
DeleteSumpah related dan ngena banget 😭😭
ReplyDeleteterima kasih sudah berkunjung
DeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteSemoga selalu bahagia 👍🏻👍🏻
ReplyDeleteSemoga selalu bahagia 👍🏻👍🏻
ReplyDeleteSemoga selalu bahagia 👍🏻👍🏻
ReplyDeleteterima kasih kak rio sudah berkunjung
DeleteWee mantap
ReplyDeleteterima kasih sudah berkunjung
Delete" Aku kecewa dengan mudahnya kamu berkata selesai pada hubungan yang selalu aku agung – agungkan "
ReplyDeleteAKU FIKIR PERASAANMU SEUTUHNYA TAPI KENYATAAN HANYA SEPARUHNYA
Jadi pengen nulis lagii
ayuk semangat nulis
DeletePeople come and go, it's fine to lose someone ve,because none will stay forever. But remember, you still have God who want you come back to Him. He never left you and let you down. God has a big plan for you! You deserve get someone who will always appreciate what you do✨
ReplyDeletethanks a lot!! love you babe
DeleteSemangat terus ve
ReplyDeleteterima kasih telah berkunjung
DeleteTenang nanti juga datang laki2 terbaikkkk yanh bener2 dan tidak hanya singgah saja. Semua akan datang pada waktu yang tepat
ReplyDeleteaminn , terima kasih dinii
DeleteSemangat ave!
ReplyDeleteTerima kasih acid
DeleteKIRAIN JADI RUMAH , EH TERNYATA CUMA KOS KOSAN
ReplyDeleteudah ngekos gak bayar lagi ya wkwkwk
DeleteBeruntung banget itu cowok ditungguin . Jangan sampe lupa diri aja. Semangat terus vee
ReplyDeleteterima kasih telah berkunjung
Deletecape ya nunggu kayak gitu:)
ReplyDeleteiya capek :(
DeleteJadi sedih, pengen nangis T_T
ReplyDeleteterima kasih telah berkunjung
Deletesuka pemilihan kata-katanya, puitis dan ngena!
ReplyDeleteterima kasih telah berkunjung
DeleteKeren kerenn
ReplyDelete