Pembelajaran jarak jauh (PJJ) merupakan metode pembelajaran yang dilakukan secara daring sebagai pengganti proses pembelajaran tatap muka, guna memutus rantai penyebaran Covid-19. Akan tetapi, kegiatan PJJ menimbulkan pro kontra dikalangan mahasiswa dan pelajar. Mulai dari cara mengajar setiap dosen maupun guru, tugas yang menumpuk, hingga kuota internet yang digunakan untuk melakukan kegiatan PJJ.
Banyak sekali keluhan dari pelajar ketika melakukan PJJ. Aku salah satu mahasiswa yang mengeluhkan sistem ini. Sistem PJJ dirasa tidak efektif dan membuat aku dan pelajar lain semakin terbebani. Ketika kuliah tatap muka pengajar memberikan serta menjelaskan materi secara kompleks, sehingga aku dapat mengetahui dengan detail apa yang sedang dipelajari.
Tetapi ketika PJJ berlangsung, yang didapat bukanlah materi yang kompleks, melainkan pengajar cenderung ‘mengganti’ pemberian materi, dengan pemberian tugas-tugas yang lebih banyak daripada saat perkuliahan tatap muka berlangsung. Ini hampir terjadi diseluruh mata pelajaran, yang tentunnya sangat membebani.
Jaringan internet yang tidak stabil di lingkungan tempat tinggalku, membuat aku kesulitan untuk sekedar absen. Biaya internet yang cukup merogoh kocek, membuat kedua orang tuaku khawatir. Untungnya aku mendapat bantuan pulsa dari kampus, memang jumlahnya tak banyak tetapi aku bersyukur karena sedikit meringankan beban kedua orang tuaku.
Ketika mempelajari psikologi sikap, aku yakin bahwa sikap negatif yang timbul dari permasalahan tersebut dapat diubah dengan teori integrasi. Perubahan sikap di sini terjadi secara bertahap, dimulai dengan berbagai pengalaman yang berhubungan dengan satu hal tertentu, sehingga terbentuk sikap mengenal hal tersebut. Teori ini juga dipengaruhi oleh faktor internal (diri sendiri) dan faktor eksternal (lingkungan).
Permasalahan mengenai tugas yang terlampau banyak, biaya internet yang mahal, serta jaringan yang terganggu dapat dikomunikasikan dengan pengajar agar ditemui titik tengah yang membuat kedua pihak merasa diuntungkan. Sebagai pelajar yang aktif dan kritis, kita mampu mempelajari apa yang belum diajarkan atau belum jelas dengan mencari referensi materi yang tersedia di internet.
Aku sangat yakin bahwa dibalik pandemik covid- 19 terdapat banyak pelajaran yang bisa diambil. Bersyukur terhadap apa yang terjadi, dan selalu bersikap positif terhadap semua permasalahan. Berproses bersama demi pendidikan Indonesia yang lebih baik.
Tulisan telah dimuat di laman Kumparan
Dialog Senja..

Semoga kita bisa belajar offline lagi ya
ReplyDeleteamin , udh kangen banget ketemu pak tagor hehe
Deletebener bgt udah cape kuliah online, semoga keadaan cepet pulih lagii
ReplyDeleteaminn , semoga bumi ccepat pulih
Deletesetuju bgttt, capek bgt belajar online begini :(
ReplyDeletesemangatttt
DeleteSemoga kita segera belajar offline lagi
ReplyDeleteaminnn
DeleteBukan hanya itu, sebagai Maba jadi sulit untuk dekat dengan teman² yang lain karena terhalang oleh jarak
ReplyDeletesemangattt yaaa mabaa!!!
DeleteKangen belajar offline :(
ReplyDeletekangen ngampus banget
Deletekuliah online = tugas 24/7
ReplyDeletebetul bangett
DeletePJJ pembelajaran jaga jarak
ReplyDeletesemangat cup
Deleterasa capeknya double, semoga dunia cepat pulih. stay safe everyone!
ReplyDeleteamin semangat anak jogja
DeleteBener bgt cape bgt belajar online kdng waktu nya jd suka ga nentu
ReplyDeletesemoga cepet offline yaa
Deletesemoga pandemi cepet berakhir biar bisa belajar di kampus lagi huhu
ReplyDeleteaminnn
Deletebener banget selama online jadi stres bawannya :( pengen cepet2 kuliah tatap muka lagiii, semoga pandemi ini cepat musnah yaa
ReplyDeletejadi kurang tidur banget karena tugas numpuk
DeletePengen ngerasain kuliah tatap muka:'
ReplyDeleteSemangatttt
DeleteKangen belajar langsung ya ampunnn
ReplyDeletesemangattt
DeleteUdahh gitu materi kuliah jadi ga tersampaikan dengan baik, tugas numpuk dengan tenggat waktu yang singkat bgt
ReplyDeletesemakin tidak berisi ini otak yaa
DeleteMana tugasnya juga kadang berlebihan. Semoga semua bisa berlalu
ReplyDeletegue yang males atau dosennya emang hobi kasih tugas yaa hehe
DeleteKangen kuliah offline, ketemu temen - temen. Semoga pandemik cepet berakhir
ReplyDeleteaminnn
DeleteKngn kuliah tatap muka, buar bisa bertemu temen2
ReplyDeleteiya bener banget
DeleteSemangaaattt! Semoga pandemi cepat berakhir biar bisa kuliah langsungg lg
ReplyDeleteamin semangat juga
Deletehaahh mudah-mudahan pandeminya cepet ilangg, aamiin
ReplyDeletesegala hal memang punya dua sisi. termasuk selama covid-19 ini, meskipun duka banyak menyelimuti, tidak menampik ada banyak hal positif yang bisa diambil.
ReplyDelete