Sex education merupakan hal yang dianggap tabu bagi masyarakat Indonesia. Mayoritas masyarakat Indonesia berpikir bahwa sex education justru mendorong remaja untuk berhubungan seks. Orang tua cenderung memilih bungkam dibandingkan bercerita mengenai hal ini, karena menganggap pembicaraan mengenai seks merupakan perbincangan vulgar.
Menurut pengamat kesehatan seksual dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, masih minimnya pendidikan seks yang diberikan di dalam masyarakat Indonesia turut berkontribusi terhadap tingginya angka kematian ibu (AKI) dan penyebaran human immunodefeciency virus (HIV).
Salah
satu kisah mengenai minimnya sex
education di Indonesia,tergambar pada diri seorang gadis yang tidak
disebutkan namanya. Gadis tersebut melakukan kegiatan seksual bersama
kekasihnya, dikarenakan sang kekasih mengaku mengalami sakit parah yaitu
kelebihan sel darah putih. Pria tersebut mengaku jika dia harus mengeluarkan
sel darah putih yang berlebih itu melalui hubungan badan.
Photo by Twitter
Miris, itulah kata pertama yang saya lontarkan ketika membaca peristiwa tersebut. Orang tua menjadi sosok utama dalam memberikan pendidikan seks karena ayah dan ibu adalah panutan bagi anak. Untuk anak perempuan maka ibu yang harus lebih berperan sementara untuk anak laki-laki maka ayahlah yang harus lebih berperan.
Sex education
itu penting bukan malah merusak. Jika tidak diajarkan sedari dini, anak akan
mencari informasi mengenai seks di internet. Informasi mengenai seks di
internet belum terfilter dengan baik. Banyak informasi yang justru
menjerumuskan anak untuk menjadi pecandu seks. Lantas apa yang ingin anda
pilih? Membiarkan anak terjerumus seks bebas atau mematahkan ketabuan mengenai
sex education dengan berdiskusi
bersama anak?
Dialog Senja..

Memang seharusnya diajarkan sedari dini. Cuma emng orang Indonesia aja yang masih begitu.
ReplyDeleteMemang seharusnya begitu . Yuk kita jadi calon orang tua yang baik nanti dgn mengajari anak kita sex education
DeleteTerima kasih artikelnya sangat bermanfaat
ReplyDeleteTerima kasih telah berkunjung
DeleteBermanfaat banget artikelnya
ReplyDeleteMakasih
wahh artikelnya sangat bermanfaat :)
ReplyDeleteTerima kasih telah berkunjung
DeleteAss , kebetulan saya anak yang tidak diajarkan mengenai seks edukasi oleh orang tua saya . Saya berumur 18 tahun. Tetapi orang tua mendidik saya dengan pemahaman agama yang sangat kuat . sehingga ketika saya mengeksplor sesuatu mengenai pend seks , diri saya dapat memfilter sesuatu yang tdk baik.
ReplyDeleteterima kash atas tulisan kamu yang sedikit banyak membuat saya berpikir bagaimana saya harus berperilaku kelak .
Terima kasih telah berkunjung . Semangat belajar sex education ya dik! Kamu keren
DeleteBener banget nih, perlu ada langkah baik dari pemerintah bahkan orangtua utamanya, untuk mencari cara bagaimana cara menyampaikan s.e dengan baik tapi mudah dipahami. Jujur kaget+ miris bgt baca foto di atas��
ReplyDeleteTerima kasih telah berkunjung
DeleteMengerikan sekali
ReplyDeleteiya memang indonesia belum melek sex educatiom
DeleteSex education penting bgt apalagi dijaman serba online gini, sangat mudah sekali anak-anak mengaksesnya. maka dari itu pentingnya diberikan edukasi sejak dini
ReplyDeleteIya betul semakin banyak platform yang menyediakan edukasi mengenai sex
DeleteTerimakasih penulis, memang betul seharusnya itu diedukasi kan dari ank ke ortu supaya lebih nyaman juga dibiciarakannya
ReplyDeletesex education memang penting
ReplyDeleteTerima kasih telah berkunjung
Deletesetujuu! sex education sering dianggap tabu padahal itu termasuk hal penting!
ReplyDeletePenting banget emng sex education dijaman sekarang, makasihh buat penulis sekarang kita bisa lebih paham soal sex education
ReplyDeleteTerima kasih telah berkunjung
Deletewah, makasih infonyaa dan edukasinya. Di jaman sekarang tuh lagi butuh banget nih sama informasi yang kaya gini karna semakin banyak juga kasus kasus sex bebass dan lainnya
ReplyDeletesemoga blognya bisa bermanfaat bagi orang banyak dan semakin berkembang yaa. Sukses teruss..🙌
AMIN . Terima kasih telah berkunjung
DeleteSaya harap ini dibaca sama semua orang tua ,agar kesan tabu bisa dipatahkan
ReplyDeleteAMIN
DeletePenting laaa wkwo
ReplyDeleteTerima kasih telah berkunjung
Deleteterimakasih atas edukasinyaa
ReplyDeleteTerima kasih telah berkunjung
Deleteedukatif banget, thankyou vee!!
ReplyDeleteTerima kasih telah berkunjung
DeleteYess, emg cuma di Indonesia aja kali ya, hal yang sepenting ini malah dianggap tabu? Padahal, sex education penting bgt untuk mereka memasuki masa pubertas!
ReplyDeletewajib tauu nih dr remaja
ReplyDeleteIYA BETUL
DeletePenting tapi ada batasan yang harus diawasi orang tua
ReplyDeletebetul orang tua memiliki peranan penting . Yuk jadi orang tua yang bijak
DeleteBermanfaat banget sih ini
ReplyDeleteTerima kasih telah berkunjung
DeleteTerima kasih infonya ave
ReplyDeleteTerima kasih telah berkunjung
DeleteSex Ed itu perlu. Ini bukan Soal pornografi tapi soal edukasi
ReplyDeletebetul sekali . Terima kasih telah berkunjung
Deletesex education itu perlu banget sih diajarin dari dini biar ga salah langkah kedepannya, makasih ya infonya👍
ReplyDeleteSedih banget, di Indonesia masih tabu soalnya :(
ReplyDeletePenting bgt si sex education. Tp kadang di Indonesia masih dianggap tabu gitu ga si?
ReplyDeleteSetuju banget klo sbenernya sex education itu penting karena mengajarkan kita lebih berhati2 dalam bergaul
ReplyDeletePenting, tp balik hrs dlm pengawasan
ReplyDeleteMantap👍
ReplyDeleteEmm agak hopeless sebenernya kalo masalah ini di indo, we still have a long long long way to go...
ReplyDeleteSetuju bgt sama ini, mungkin kita sebagai calon orang tua harus lebih banyak belajar bagaimana cara menyampaikan sex education dengan benar dan tepat. Good article💪
ReplyDeleteMakasih infonya, emng sex education kudu bngt diajarin sejak dini agar tidak sakah jalan
ReplyDeleteterima kasih infonya. memang baiknya sex education diajarkan dengan baik, bukan mencari sendiri. it's a big no apalagi buat anak-anak!
ReplyDelete